Saturday, July 21, 2007

60th anniversary of Mr Dedi Panigoro















Pagi hari waktu saya masih tidur, tiba-tiba HP bunyi. Ternyata dari Mbak Lusi, sekretarisnya Pak Dedi Panigoro (one of Medco's board of directors) bertanya apakah saya bisa main piano di acara ulang Pak Dedi yang ke-60.
Ternyata usut punya usut, semuanya berawal gara-gara Mbak Mira yang langsung mengajukan nama saya ketika sedang menyusun acara perayaan ulang tahun beliau.


Sekilas mengenai Mbak Mira...
Pertemuan saya dengan Mbak Mira sebenarnya berlangsung dengan tidak sengaja. Dulu sekali waktu ada konser soprano Binu di Erasmus, saya bertemu dengan salah satu dosen saya, Prof. Ery Seda (yang sangat menggemari musik klasik – terutama opera-operanya Wagner) bersama dengan seseorang - yang akhirnya saya kenal bernama Mira Wisnuwardhani.

Waktu itu Bu Ery baru tahu bahwa saya juga suka musik klasik sehingga munculah ide untuk mendirikan Komunitas Musik Klasik di kampus. Setelah beberapa kali rapat, akhirnya dengan prakarsa Bu Ery (juga dana dari beliau), didirikanlah Komunitas Musik Sosiologi yang bertujuan untuk mengembangkan minat mahasiswa terhadap musik klasik, sekaligus menjadi wadah bertukar pikiran sesama mahasiswa yang bisa main alat musik. Ketika itu anggotanya sudah lumayan banyak, ada saya, Naomi, Tisa, Ratih yang pianis, Dela (pemain viola – juga anggota Orkestra Mahawaditra UI), Reza (gitaris), dan Mbak Mira yang menjadi motor penggerak komunitas ini. Belakangan anggotanya bertambah dengan masuknya Ayu Nitya, yang walaupun dia pemain teater, namun bersedia untuk membantu dalam hal administratif.

Di awal berdirinya, komunitas ini pertama kali tampil dalam acara gathering Sosiologi bersama para dosen senior. Saya sendiri waktu itu sempat main Tembang Alit karya Jayasuprana dan Hungarian Dances Brahms, duet bersama Miranti, anak jurusan HI yang juga rekan saya di YPM, dan sekarang menjadi Ketua Orkestra Mahawaditra UI.

Belakangan Mbak Mira semakin aktif dan giat dalam komunitas musik, bahkan beberapa kali saya sempat missed kegiatannya. Terakhir Mbak Mira sedang menyelesaikan tesis S2-nya yang membedah karya orkestra "
Nyai Ronggeng" karya komponis besar Indonesia, alm. Yazeed Djamin (dilihat dari sudut pandang sosiologis). Nah, dari sana kemudian ia banyak terlibat dengan banyak company raksasa yang menyokong kehidupan orkestra-orkestra di Indonesia. Salah satunya adalah dengan Medco Company (milik keluarga Panigoro) yang merupakan patron Nusantara Simfoni Orkestra (NSO).
Sejak berhubungan dengan Medco, salah satu komisarisnya (Pak Dedi Panigoro) sering minta bantuan Mbak Mira, terutama dalam hal-hal yang berhubungan dengan penyelenggaraan konser. Apalagi networking Mbak Mira dengan musisi-musisi klasik sangat luas. Beberapa konser yang didanai oleh Medco sempat ditangani juga oleh Mbak Mira dan Aseng (Aseng alias Adrian, salah satu junior di kampus yang handal di bidang EO).



Saya beserta Aseng (Adrian) dan Mbak Mira












Akhirnya saya membawakan beberapa lagu di acara ulang tahun Pak Dedi. Acaranya diadakan di Griya Jenggala, yaitu function hall pribadi milik keluarga Panigoro. Function hall yang memiliki atap seperti rumah tradisional Jawa ini terletak di suatu blok yang terdiri atas beberapa rumah anggota keluarga Panigoro, di hoek jalan Senopati – Sisingamangaraja – Jenggala – Galuh. Sebuah tempat yang rindang dan dikelilingi taman tropis indah.


Secara keseluruhan, saya senang sekali bisa turut main di acara Pak Dedi malam itu. Pianonya Steinway (Pak Dedi, pianonya buat saya donkk!! hahaha) dan juga ada acara lain yang bagus, seperti penampilan Andien, band jazz kakaknya Dewi Lestari, salsa, dan juga game wheel of fortune dimana saya memenangkan sebuah HP Motorola L6 hehehe... Katanya Pak Dedi, "Itu balasan dr Yang Diatas, kan kamu sudah berbaik hati main di acara saya,"


Well, happy birthday kindhearted old man! May you have a great time of your life. Say a little pray for you :p


Jakarta, 18 Maret 2007

5 comments:

Thiefyourheart said...

Wah hebat jd pianist, sukses slalu yach...^_^

Pianistaholic said...

thank you.. GBU

Anonymous said...

hi....
waaa kayanya ada yang jagi piano neh...
maoo nanya donk...
di jakarta uda ada blom, tempat komunitas buat orang-orang yang suka musik klasik? jadi tempat dia kumpul2 gitu...
thx...

Pianistaholic said...

komunitas pecinta musik klasik?? hmm... mungkin beda kali ya, kalo misalnya jazz kan banyak tuh komunitas pecinta jazz (misalnya Kemayoran Jazz Community).. kalo musik klasik sih saya liatnya orangnya itu2 lagi ahaha.. ada sih, misalnya seperti Susvara Opera Company, itu mewadahi orang2 yg seneng sm opera.. tapi kalo yg saya lihat, komunitas pecinta musik klasik itu ya merangkap juga jadi pelaku seni itu sendiri hehe.. Mungkin ada pendapat lain?

aksesoris-oke said...

man.. i know that kindhearted old man.. Beliau orang yang sangat hebat..
Beliau orang berjasa dalam hidup Saya, dan Saya tidak akan melupakannya.
May Allah SWT always be with him.
Success for u pianista holic!