Thursday, August 02, 2007

Memorable Birthday

Banyak hal yang terjadi dalam hidup saya. Apalagi memasuki usia 22 tahun, baru kali ini saya merasa sangat spesial di mata para sahabat, teman, relasi, dan rekan-rekan kerja sekalian. Selalu ada saja surprise yang membuat saya merasa bersyukur pada Tuhan Mahakuasa atas anugerah-Nya yang begitu banyak pada saya.

Tanggal 1 Agustus 2007, ketika saya memasuki gerbang usia 22, banyak sekali sms ucapan Happy Birthday dari teman-teman lama saya yang justru sudah jarang sekali bertemu. Yang tidak saya sangka adalah sms dari Indra teman saya semasa OBM (ospek) dulu di saat-saat pertama saya masuk UI. Sungguh mengharukan sekali, mengingat saya dan dia sudah tidak pernah bertemu lagi sejak ospek selesai. Maksud saya, di dunia serba komputer seperti sekarang ini – dimana Friendster pun ada birthday alertnya – mungkin ia tahu ulang tahun saya dari sana. Namun yang saya sangat hargai adalah perhatiannya untuk sekadar mengirimkan sms selamat ulang tahun.
Another affection yang tidak saya duga adalah dari Anamy Paat yang ternyata ingat ulang tahun saya. Dia pulang dari Prancis tanggal 18 Juli kemarin, sungguh saya tidak menyangka seorang Anamy yang terakhir ketemu tahun kemarin dan sudah jarang sekali contact, ternyata ingat! Suatu perhatian yang sangat membuat saya terenyuh. Perhatian seperti itulah yang tak bisa dibayar oleh uang.


Masterclass di YPM

Hari ulangtahun saya bertepatan dengan diadakannya masterclass vokal di YPM oleh dua penyanyi opera terkenal dari Italia, yaitu tenor Giuseppe Bellanca dan soprano Monica Bozzo. Mereka adalah penyanyi di Teatro alla Scala, Milano – the most prestigious opera house in the world. Sebenarnya mereka mengadakan masterclass di YPM juga secara dadakan. Mereka ke Indonesia dalam rangka acara AUSSI (gabungan alumni sekolah-sekolah Ursulin), yaitu konser bertajuk "A Night in Vienna" di Hotel Mulia, bersama Jakarta Symphony Orchestra dan konduktor Carlo Zappa yang berasal dari La Scala juga.


Saya dan tenor Giuseppe Bellanca










Seperti biasa, di acara masterclass saya menjadi panitia acara. Yudrie sebagai koordinator menyuruh saya datang jam 9 pagi (acara mulai jam 10-12). Ternyata ketika saya datang di YPM dan memasuki auditorium, semua orang yang ada di sana memberikan surprise, yaitu menyanyi Happy Birthday bersama (diiringi Mbak Ratna di piano) dan memberikan selamat kepada saya. One of my best friend, yaitu Happy, memberikan sebuah kado kepada saya, sebuah dasi warna biru ocean yang luar biasa bagus!

Acara akhirnya dimulai jam 10.30. Saya kebetulan bertugas menjadi page turner, yaitu pembalik halaman pianis. Saat itu pianisnya adalah Mbak Ratna Katamsi dan Teo Minaroy, sedangkan peserta masterclassnya adalah Tania, Wati, kemudian Bang Charles dan Mbak Christine. Masterclass berlangsung dengan sangat menyenangkan karena kedua artis dari Italia itu antusias sekali ketika melihat para peserta masterclass memiliki teknik bernyanyi Italian School yang baik. Tentunya hal itu tidak dapat dipisahkan dari guru yang mengajar mereka, yakni Tante Catharina Leimena dan Mbak Aning Katamsi.

Surprise kedua yang membuat saya sangat terharu adalah ketika masterclass telah usai. Saat sedang acara foto-foto dan ramah tamah, tiba-tiba Kak Yani berbisik pada Giuseppe bahwa saya hari itu ulang tahun. Tiba-tiba Giuseppe langsung menyelamati saya "Buon compleanno! Tanti auguri!" dan memberi tahu Monica bahwa saya sedang ulang tahun. Dengan spontan dan seketika, kedua penyanyi Italia itu langsung membawakan lagu Happy Birthday untuk saya, yang membuat seluruh audience ikut bernyanyi dan bertepuk tangan. "Happy birthday to you, happy birthday to you, tanti auguri, tanti auguri, happy birthday Dityaa!", dua penyanyi itu bernyanyi dalam format dua suara, dimana frase terakhir ditarik ke not tinggi oleh Monica Bozzo, sementara sang tenor Giuseppe melafalkan, "Happy birthday Dityaa!".

Saat itu saya benar-benar terdiam, tidak tahu harus ngomong apa. Dua orang penyanyi sekelas La Scala membawakan lagu Happy Birthday untuk saya, sungguh merupakan kehormatan yang tak terhingga. Saya pun membungkuk hormat pada seluruh audience yang hadir, dan saat itu Kak Aisha di sebelah saya hanya bisa ngomong, "Hehehe... gile ya. Ulang tahun kamu yang nyanyi langsung dari Itali loh! Pasti mau nangis yaa,". Saya hanya bisa mengangguk-angguk tidak tahu mau ngomong apa. Speechless banget.


Surprise di Koi Kemang

Surprise ketiga adalah dari pacar saya. Malamnya, saya membawa dia untuk ditraktir di Koi Kemang. Ketika kami selesai memesan makanan, tiba-tiba dia menyuruh saya untuk tutup mata. Ya sudah, saya tutup mata saya sampai dia suruh buka. Oh my God! Ternyata di meja sudah ada tarlet strawberry dari Hotel Le Meridien, lengkap dengan lilin kecil diatasnya! Dan dia pun mengucapkan Happy Birthday. Tidak hanya itu, kemudian ia mengeluarkan sesuatu dari tasnya, berbentuk kotak dan dibungkus kertas kado. Ia meminta saya untuk membukanya saat itu juga. Ternyata jam tangan DKNY! Saat itu saya sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi. Kebahagiaan dan rasa syukur terus saya ucapkan pada-Nya. Tenderloin dengan Vigneron Sauce yang saya pesan pun jadi tidak terasa enak seperti biasanya, saking senangnya saya saat itu.


Kamis, 2 Agustus 2007

Surprise keempat adalah dari anak-anak Susvara. Ketika selesai menonton gladiresik konser "A Night in Vienna" di Hotel Mulia (yang Kak Aisha main Haydn Concerto sebagai solis, sekalian melihat Monica dan Giuseppe nyanyi) saya bergegas menuju markas Susvara Opera Company (SOC) di Cisanggiri.

Saya tiba jam sekitar jam enam sore, disana sudah banyak orang yang akan menjadi solis di produksi opera La Boheme yang akan datang. Setelah latihan kira-kira satu jam dan break untuk istirahat, tiba-tiba lampu dimatikan. Irene yang pianis memainkan intro Happy Birthday dan serentak seluruh anak-anak Susvara menyanyikan Happy Birthday dan Panjang Umurnya sambil membawa satu nampan kue tart coklat AH beserta lilin-lilin kecil di atasnya. Setelah lagu selesai dan saya tiup lilinnya, semua menyalami saya sambil cipika-cipiki, membuat saya kembali merasa spesial.

Ulang tahun ke-22 ini merupakan suatu anugerah yang indah dari Yang Mahakuasa. Saya benar-benar tidak mengira akan ada suprises yang seperti itu. Saya pikir malah rekan-rekan YPM lupa tahun saya karena sedang sibuk mempersiapkan masterclass. Ternyata Yudrie yang berulangkali menelpon saya – nyuruh buruan dateng – ketika sedang dalam perjalanan ke YPM pagi itu, bermaksud untuk menyiapkan surprise yang bahkan tak terpikirkan oleh saya sebelumnya. Apalagi saat kedua penyanyi dari Italia itu menyanyikan Happy Birthday untuk saya, dan juga surprises yang lain, menjadikan saya ingat bahwa dalam hidup ini yang terpenting adalah mensyukuri segala karunia dari Yang Diatas. Saya memiliki teman-teman, sahabat, serta lingkungan yang sangat baik pada saya. Semoga Tuhan membalas budi baik semuanya. Amin.

No comments: